Tapal Batas Biak-Supiori Dipersoalkan

BIAK-Asisten I Sekda Kabupaten Supiori, Drs MP. Dairi Manulang, M.Si mengatakan penyelesaian tapal batas antara Supiori-Biak akan dibahas ditingkat Provinsi Papua. Hal itu dikatakan karena dari pertemuan yang pernah digelar antara kedua pemerintah di kabupaten tersebut tidak menghasilkan kata kesepakatan.

Menurutnya, dari hasil rapat kerja bupati/walikota se-Provinsi Papua yang digelar di Jayapura beberapa waktu lalu, salah satu agenda yang dibahas adalah persoalan sengketa tapal batas yang terjadi di sejumlah kabupaten, salah satunya tapal batas Biak – Supiori. Jadi persoalan tapal batas yang sampai saat ini belum tuntas antara Kabupaten Supiori – Kabupaten Biak akan diselesaikan ditingkat provinsi, dan hampir semua kabupaten/kota mengalami hal itu. “Kami tentunya berharap supaya pemerintah provinsi memperhatikan keinginan masyarakat ingin bergabung ke Supiori karena kedekatan wilayah pelayanan,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos (grup Koran ini) via handphone, kemarin.

Disinggung soal kapan akan diselesaikan, Manulang mengatakan itu tergantung dari provisi. Tapi, pada dasarnya penyelesaian tapal batas itu akan difasilitasi oleh provinsi dan tentunya akan mendapat perhatian serius karena pertemuan kedua kabupaten ini tidak ada penyelesaian. Sekedar diketahui, bahwa aspirasi masyarakat yang ada disekitar Wambisau ingin bergabung ke Kabupaten Supiori dibahas sempat dibahas di Gedung Sasana Krida Kantor Bupati Biak Numfor, tanggal 2 Februari 2008 lalu.

Pembahasan itu dipimpin langsung oleh Asisten I Sekda Provinsi Papua Drs.Martinus Howay, MM, hanya saja dalam pertemuan itu belum menghasilkan kata kesepakatan alias masih buntuh. Sekadar diketahui, pada saar pertemuan itu dihadiri langsung oleh Asisten I Sekda Biak Numfor Drs.Sem J. Halatu dan Asisten I Sekda Kabupaten Supiori Drs.M.P Dairi Manulang, M.Si, serta sejumlah pejabat lainnya dari kedua kabupaten.

Di wilayah perbatasan itu ada empat kampung yang saat ini dipersoalkan akibat adanya sejumlah aspirasi masyarakat ingin bergabung ke Kabupaten Supiori. Keempat kampung itu adalah Kampung Napdori, Ramdori, Busdou dan Ardori.(ito)

Source: Radar Sorong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: