Bupati Mamberamo Raya: Perusahaan HPH Tak Beri Kontribusi

Kasnoweja – Pemda Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra) dalam waktu dekat akan membangun pos satgas pemantau untuk mengawasi keluarnya kayu dari hutan Mamberamo. Selama ini PT Mamberamo Alas Mandiri (MAM) selaku pemegang Hak Pengelolaan Hutan (HPH) yang sudah hampir 20 tahun beroperasi di Hutan Mamberamo, tak memberikan kejelasan manajemen serta kontribusi kepada pemda.
“Padahal, hutan kami sudah ditebang dan sudah banyak kayu yang dibawa keluar,” ujar Bupati Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra) Demianus Kieuw Kieuw menjawab SH, baru baru ini.
Dalam pembelian kayu, pihak perusahaan langsung berhubungan dengan masyarakat selaku pemilik ulayat, tanpa melibatkan pemda. Luas Hutan Mamberamo 2,7 juta hektare, dengan kawasan hutan lindung seluas 1,3 juta hektare.

Sedangkan selaku pemegang HPH, PT MAM mempunyai kewenangan menebang 600.000 hektare hutan. Di Kabupaten Mamra sendiri ada empat komunitas suku besar yakni Suku Kawera, Baudi, Dasigo, dan Tembako. Jenis kayu di hutan Mamberamo di antaranya kayu matoa, merbau, lingua, dan labani.

Menurut sumber SH di Mamberamo, PT MAM yang merupakan HPH terusan dari PT Kodeco ini, terlalu memanjakan penduduk setempat dengan memberikan sejumlah uang dan beberapa liter BBM secara gratis, sehingga masyarakat menjadi malas untuk berusaha. Bila warga tak ada uang tinggal meminta saja dari perusahaan.

“Kalau mereka serius mau bangun daerah ini, ya buatlah sekolah atau berikan lapangan pekerjaan buat penduduk. Jangan dimanja dengan uang nanti mereka malas,” ujar sumber tersebut.

Secara terpisah Kadinas Kehutanan Kabupaten Mamra Otniel Ramandey mengatakan, untuk pengelolaan kayu ke depan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan melibatkan pihak perusahaan, pemda, tokoh adat, Dewan Adat Papua (DAP) serta instansi teknis, untuk membicarakan bagaimana mengawasi hasil kekayaan hutan di Mamberamo seperti kayu, sagu dan kekayaan Sungai Mamberamo.

Namun sayangnya SH belum berhasil menghubungi pihak perusahaan. Menurut karyawan PT MAM, pimpinannya sedang mengikuti raker di Jakarta. (odeodata h julia)

Source: Sinar Harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: